Skip to main content

Posts

Blogging...

Sekarang blog mulai sepi ya gara-gara twitter. Apa-apa ditwit, jadi saya suka malas mau menuangkan tulisan panjang-panjang dalam bentuk blog. Mungkin para blogger yang lain juga begitu kali ya, makanya dunia persilatan eh perbloggingan nggak seramai dulu. Yang biasanya semua diupdate di blog jadi lebih sering ditwit. Bahkan untuk hal yang panjang dan serius serta berbobot aja sering dipotong jadi banyak dan ditwit satu-satu secara bersambung, jadilah kultwit. Respon orang terhadap twit juga cepat bahkan langsung, nggak seperti blog yang harus baca dulu lalu ninggalin komen. Tapi saya tetap lebih suka baca blog, tuh. Suka aja lho baca tulisan panjang entah yang isinya serius entah random. Saya memang old school ya, hahaha. Para blogger, ayo dong update lebih sering!

Skripsweet Season...

... is here! Or you can call it skripshit season, hehehe. Semua akan jadi sangat sibuk, tapi sekaligus santai karena nggak ada lagi kuliah. Nggak ada lagi begadang mengerjakan tugas, diskusi mempersiapkan presentasi kelompok. Nggak ada lagi kelas. Ah, bakalan kangen... Walaupun jadinya lebih banyak waktu luang sih, hehehe... semoga musim skripsi lancar jaya, dapat dosen pembimbing yang bagus, data lancar, sidang lancar... Amiin...  (lalu ngetik proposal) Beberapa menit kemudian, pengen santai-santai dulu...

Girl Crush: Beyonce

I love Queen B. Because she is perfect. Because she's soooo talented. And her body is banging without having to bee skinny. Perfection, isn't she?

Cuma Orang Biasa

Dulu saya selalu merasa bahwa saya anak yang istimewa. Biasalah, saya anak yang dibesarkan oleh bapak dan ibu yang menaruh harapan besar untuk anaknya, dan mereka mendidik saya dengan mempercayai hal itu. Saya jadi terpapar oleh banyak pengetahuan sedari kecil, ikut berbagai lomba dari balita, bisa membaca di umur tiga tahun, dan secara umum selalu dituntut untuk menjadi yang terbaik di segala bidang. Mulai dari lomba balita sehat sampai menghafal nama menteri, saya wajib ikut dan dapat juara. Mirip-mirip seperti kisah di Hymn Battle of A Tiger Mom, bagi bapak ibu saya, saya harus jadi yang terbaik di semua kelas kecuali olahraga dan seni. Dan ketika saya sebut 'tidak harus jadi yang terbaik' di sini, artinya bukan kartu free pass boleh nggak ikut lho. Saya tetap harus ikut sanggar tari, ikut main badminton dan voli. Saya cuma diberikan 'pemakluman' kalau nggak harus jadi juara tari, nggak harus ikut kejuaraan badminton (yang saya juga nggak bakat) tapi harus tetap...

so many reasons...

I love you because I like your smile, it's cute and it makes me feel like I'm the luckiest girl on earth. I love you because the way you look at me makes me feel so pretty. I love you because you hold my hand like you want to show the whole world that I'm yours and that's flattering. I love you because you care about me and you always try to make me oh so happy. I love you because you treat me like a lady. And I love you because you miss me like no other. I love you because you make me feel safe and warm, anytime anywhere. I love you because you don't mind to come whenever I need you even when it's 2 am. I love you, because you love me.