Seperti Mimi dan Mintuna.
Atau Thelma dan Louise.
Bukan primadona para penakluk,
namun aku senantiasa menyukai kalian,
entah mengapa.
Dari Lawang aku berjalan,
kuucapkan salam.
Apakah kalian merindukanku?
Masihkah kalian mengenalku?
Aku yang dulu,
masih muda dan lugu,
menapakimu dengan kedua kaki kecilku,
begitu angkuh.
Aku kembali,
membawa cerita dan luka,
maukah kalian menyapa,
jiwaku terasa renta.

Comments
Post a Comment