Skip to main content

Posts

Onrop

Sebagai anak gaul generasi blackberry akhirnya sah juga statusku... sudah sok berbudaya dengan nonton Onrop! Hahahaha... senangnya. Bagus bagi saya yang memang juga pemula di pertunjukan teater, walaupun sekali dua nonton pentas di TIM. Menghibur, ringan, nggak bertema berat yang susah dicerna. Cocoklah buat memperkenalkan seni teater ke anak muda masa kini. Semoga nanti bakal banyak ya pertunjukan seperti ini yang di'turun kelas'kan supaya bisa dinikmati banyak orang. Ini cuma cinta, kalian takut apa?

Tentang Halaman Itu

Aku bisa membayangkan, kamu yang tujuh tahun berlarian di halaman itu, memunguti mangga muda yang jatuh oleh air hujan sebelum sempat meranum. Atau kamu, memanjati satu-satu pokok mangga, sawo, belimbing, dan jambu air, memakan buahnya di atas pohon hingga kekenyangan dan melempar sisanya ke bawah, sembarangan. Aku mengerti perasaan itu, perasaan ketika kamu menyusuri lorong ingatan, membuka kembali album yang berdebu dari tahun-tahun sebelum remaja. Masa yang bagi semua orang indah, bahkan atau justru apalagi bagiku, namun untukmu aku tahu, rasa itu mungkin tak sempat kaukenali. Aku tak bisa membayangkan, sungguh tak bisa kubayangkan sosok tangguh di dalam kamu yang tujuh tahun, di masa itu, dalam episode itu, dalam potongan gambar itu. Ingin rasanya aku memelukmu, biar aku pun merasakan perih itu, ataukah justru kamu tak merasakan apa pun? Karena kamu menceritakan segalanya seakan tak ada drama dalam potongan masa lalumu, sedangkan a...

I Miss U

I want to sleep with you.  I don't mean have  sex .  I mean sleep together.  Under my blankets.  In my bed,  With my hand on your chest and your arm around me.  With the window cracked, so it's chilly and we have to cuddle closer.  No talking, just sleep, blissfully happy, silence. 

Lulus!! (Hampir)

Garis finish kuliah sudah di depan mata. Tinggal ujian komprehensif saja lalu sudah. Hm, rasanya dua tahun nggak berasa (padahal kalau begadang tugas suka ngeluh berat) tiba-tiba udah mau lulus aja. Sidang skripsi lancar jaya kemarin. Nggak ada rintangan apa yang terlalu berarti selain sepatu baru yang bikin lecet, hahahaha. Ya sudahlah ya. Semua teman dekat saya datang buat support saya hari itu. I'm so blessed. Yang paling bikin deg-degan itu sebenarnya sidangnya Mr Cajoon. Dasar ya anak ini memang, ngerjain skripsi aja ditunda-tunda sampai detik-detik terakhir banget, bahkan dia sampai masuk daftar terakhir gitu, dapat perpanjangan waktu.  Sampai akhirnya si saat terakhir banget itu saya ikutan begadang si kamarnya edit segala macam dan merapikan skripsinya sampai jadi draft pertama. Lalu setelah itu perjuangan belum usai, saya menemani dia buat ketemu sama dosen pembimbing, untunglah orangnya baik banget dan skripsinya dia nggak banyak dikoreksi. Gila aja ka...

Cerita Reuni Akbar

Jadi kampus saya merencanakan reuni akbar untuk seluruh angkatan dan saya ditunjuk jadi koordinator acara panggung bareng salah satu teman saya. Saya dibebaskan rekrut panitia kecil yang bakalan bantu saya di panggung, audisi band-band dan pengisi acara lainnya, cari MC sampai bintang tamu dan lain sebagainya. Capek? Iya. Rempong? Banget. Mana teman partner saya itu kan udah nggak ngampus, dia kerja di lapangan Banteng, jadi sehari-hari dia nggak available. Kasihan juga lihatnya, nyaris tiap malam dia datang ke Bintaro pulang kerja buat lihat latihan tari nusantara (ini keren banget, ada lima tarian yang ditarikan oleh ratusan penari secara medley, dan bakalan jadi open act acara panggung), serta mengkoordinasikan banyak hal sama saya dan sama tim panitia yang lain kayak properti panggung, dana, dan sebagainya. Saya sendiri, karena partner nggak bisa banyak handle kegiatan yang basisnya di kampus, harus koordinasi sama anak UKM film yang mau bikin dokumenter pendek buat diputar ...