Skip to main content

Posts

November Rain

Sebulan ini hujan sedang rajin-rajinnya dan deras-derasnya turun, ditambah dengan petir dan angin yang lumayan mendebarkan khususnya karena keluarga kami tinggal di pulau kecil. Cuaca dingin membuat anak-anak jadi mudah kena pilek, apalagi Mbak Rocker baru saja sembuh dari sakit. Bulan ini juga Mr Defender masih bertugas di luar kota sehingga saya harus sendirian menerpa badai kehidupan, hahaha. Cukup banyak momen  meltdown yang saya alami bulan ini, khususnya karena saat ini saya sedang menjalani kehamilan ketiga yang beda dengan dua kehamilan sebelumnya, luar biasa menguras energi. Seakan-akan setiap jam empat sore baterai saya sudah habis ke titik nol sehingga saya tidak punya energi lagi untuk menemani anak-anak main, mengerjakan PR, apalagi membuatkan makanan dan mengurus rumah. Syukurnya anak-anak juga lumayan pengertian. Di sisi lain bulan ini juga menyenangkan karena cuaca jadi adem, saya tidak perlu kepanasan hamil-hamil begini. Karena saya mudah kelelahan jadi sep...

lust in translation

Ini adalah buku pertama Pamela Druckerman, tapi saya baru mendengarnya setelah menyelesaikan Bringing Up Bebe. Isinya esai tentang penelitian yang dia lakukan mengenai adultery dan infidelity di berbagai penjuru dunia.   Menariknya? Menurut pengamatan Pamela satu-satunya negara yang penduduknya menganggap perselingkuhan itu hal serius dan memalukan cuma Amerika Serikat. Orang lain di negara lain jauh lebih santai menghadapi fenomena itu dan tidak banyak yang menganggap perselingkuhan adalah akhir sebuah hubungan. Mengejutkan dan menarik, kan? Saya juga suka banget gaya bertutur buku ini, sudut pandang penulisnya yang tidak hitam putih dan penemuan-penemuannya yang cukup menakjubkan dan membuka mata.

Rocker Berjadwal Padat

Akhirnya tiba juga saat yang sudah dua bulanan ini saya takutkan: Mbak Rocker jatuh sakit.  Mengapa saya sudah khawatir (dan menduga) dia akan sakit? Sebenarnya sebagian besarnya, ini salah saya sebagai ibunya. Sejak kira-kira tiga bulanan yang lalu, tiba-tiba Mbak Rocker tertarik untuk mengikuti banyak kegiatan setelah sekolah. Marching band dua kali seminggu, eskul agama di sekolah seminggu sekali, Pramuka, dan mengaji. Belum lagi dia juga minta ikutan latihan taekwondo di kantor kelurahan dekat rumah. Tetapi yang terakhir tidak saya kabulkan karena jadwalnya sudah terlalu padat. Awal bulan ini marching band-nya akan tampil dalam acara HUT TNI sehingga sejak sebulan sebelumnya dia latihan setiap sore sepulang sekolah selama tiga jam, selama hampir tiga minggu. Belum lagi kegiatan-kegiatannya yang lain, yang mana susah sekali melarang Mbak Rocker berangkat.  Walau dengan khawatir, saya melepaskan juga Mbak Rocker dengan segala kegiatannya karena dia tampak ...

Greenwashing dan Kemasan

Pernah dengar nggak sih istilah greenwashing? Yaitu pengemasan atau pencitraan produk yang sebenarnya tidak 'hijau' tapi dicitrakan seakan-akan dia 'hijau' dan ramah lingkungan agar orang yang cinta lingkungan tapi malas riset atau mereka yang ingin dianggap cinta lingkungan terbujuk dan terjebak? Pastinya pernah ya. Kadangkala greenwashing sangat mudah dikenali ya, namun kita yang memilih buta. Seperti rumah makan yang katanya sih menyumbangkan setengah persen keuntungan untuk orang utan tetapi pakai minyak sawit, kemasan karton dan boros tisu, di mana logikanya coba? Katanya cinta orang utan tetapi menggunakan produk yang untuk membuatnya harus menebangi pohon tempat tinggal si orang utan. Kan jadinya cuma hijau di kemasan ya. Sama halnya dengan makanan yang katanya sehat karena rendah lemak, tapi sebenarnya cuma sosis padat lemak yang dikurangi sedikit lemaknya. Salad yang penuh mayones. Atau dalam bentuk lain, sinetron ramadan yang ceritanya sama plek dengan sinetro...

The Fishermen

Sebenarnya buku ini saya salah beli, saya bermaksud membaca The Fishermen karya John Langan (iya saya memang sebodoh itu sampai salah nitip beli buku). Saya akhirnya berhasil menyelesaikan buku ini dengan memakan waktu hampir setengah tahun (membaca buku apalagi buku fisik itu memang susaaahhh sekali setelah menjadi ibu). Buku ini merupakan buku pertama dari Chigozie Obioma, seorang penulis dari Nigeria. Ceritanya mengambil tempat di Akure, kota kelahiran Obioma sendiri, dan bersetting tahun 90-an. Buku ini berkisah tentang empat bersaudara yang sering membolos sekolah dan memancing ketika ayah mereka dinas keluar kota. Sesungguhnya saya sering merasakan kengerian ketika membaca buku ini (mungkin karena itulah saya nggak bisa cepat tuntas membacanya) dan karena saya sudah merasa sadar salah membeli buku, saya jadi sering bertanya-tanya: buku ini genre-nya apa sih? Thriller? Horor? Hahaha. Secara keseluruhan ini buku yang bagus sih, tragis dan misterius lah. Kalau kamu suka...